MOMEN

Sabtu, 01 September 2018



Segenap pengurus FPPTI DIY turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya :


Nama       : Ibu Ismudiati binti Tjipto Hardjono (istri dari bpk. Ida Fajar Priyanto, Pembina FPPTI DIY) 

Wafat        : Minggu, 02 September 2018

Rumah Duka        : Gedongan RW 1 Kotagede Yogyakarta

Semoga diberi tempat yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan dan diberi ketabahan

Senin, 06 Agustus 2018

INDONESIAN ACADEMIC LIBRARIAN AWARD (IALA) 2018

Pengurus  FPPTI  melihat  perlunya  apresiasi  terhadap  peran  pustakawan perpustakaan perguruan tinggi atau akademik anggota FPPTI terutama dalam memberikan layanan yang terbaik bagi pemustaka dan juga mempromosikan kepustakawanan Indonesia kepada  khalayak  umum.

Apresiasi  akan  diberikan  kepada  satu  orang  pustakawan  yang dipilih oleh  tim  seleksi  melalui  seleksi  administrasi  dan  pemberkasan.  Penilaian  lain  akan dilakukan  dengan  cara  dan  prosedur  yang  menjadi  wewenang  tim  seleksi.  Kegiatan  yang ketiga ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya (2016 dan 2017) dan akan dilakukan secara rutin setiap tahun. Satu pustakawanan terbaik akan mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah apresiasi dari pihak sponsor.

Pelaksanaan  kegiatan  ini  sendiri  diharapkan  akan  memberikan  motivasi  kepada pustakawan perguruan tinggi di Indonesia untuk selalu terus berkarya dan menunjukkan ide dan gagasan kreatifnya dalam menjalankan tugas profesionalnya sebagai pustakawan. Hasil dari kegiatan ini setidaknya juga akan meningkatkan kepercayaan diri pustakawan dan akan berdampak secara lebih luas kepada peningkatan layanan kepada masyarakat. 

Adapun maksud dan tujuan kegiatan IALA 2018 ini adalah:

  1. Ajang  kompetisi  bagi  pustakawan  perguruan  tinggi  anggota  FPPTI  untuk menunjukkan kontribusi terbaik bagi profesi, institusi dan masyarakat sekitarnya.
  2. Bentuk  penghargaan  FPPTI  terhadap  kerja  keras  dan  profesionalisme  yang  telah diberikan pustakawan perguruan tinggi kepada pemustaka dan masyarakat.
  3. Bentuk motivasi kepada para pustakawan PT agar ke depan terus meningkatkan kompetensi dan perannya di masyarakat. 
  4. Media promosi bagi FPPTI kepada masyarakat luas akan pentingnya peran profesi Pustakawan.

KRITERIA PESERTA
  1. Pustakawan Perguruan Tinggi yang berasal dari perpustakaan anggota FPPTI.
  2. Memiliki pendidikan formal Ilmu Perpustakaan dan Informasi dalam semua strata
  3. Berkewarganegaraan Indonesia (WNI)
  4. Sehat Jasmani dan Rohani
  5. Belum  pernah  menjadi  juara satu,  dua  dan  tiga dalam  pemilihan  IALA  sebelumnya dan  tidak  dalam  status  finalis  seleksi pemilihan  pustakawan  berprestasi  versi Perpusnas maupun Kemenristekdikti.
  6. Usia maksimal 45 tahun pada bulan Agustus 2018.
  7. Bekerja  di Perpustakaan Perguruan  Tinggi  minimal  selama 3 tahun pada  bulan Agustus 2018.
  8. Mendapatkan ijin dari instansi/perpustakaan tempat bekerja.
  9. Memiliki karya unggulan atau inovasi yang diunggulkan
  10. Memiliki  karya  tulis  atau  publikasi  dalam  bidang  kepustakawanan  dan  informasi (nilai tambah – optional)
  11. Memiliki  kegiatan  pengabdian  yang  dapat  dinikmati  masyarakat  (nilai  tambah – optional)
  12. Menyerahkan karya tulis unggulan atau inovasi 10-15 halaman (khusus untuk calon finalis wakil dari masing-masing FPPTI Wilayah)
MEKANISME PEMILIHAN/SELEKSI
  1. Pengurus FPPTI Daerah/Wilayah mengadakan pemilihan tingkat daerah/wilayah
  2. Satu  peserta  terbaik  dalam  pemilihan  tingkat  daerah  dikirim  sebagai  wakil  dalam pemilihan/seleksi IALA 2018.
  3. Peserta melalui pengurus  FPPTI daerah/wilayah menyerahkan berita  acara  hasil pemilihan/seksi  tingkat FPPTI daerah/wilayah dan dokumen  porto  folio  ke  panitia seleksi  IALA  2018 FPPTI  Pusat melalui e-mail dan  juga  surat  pos. Bukti-bukti pendukung yang relevan dilampirkan dalam dokumen porto folio
  4. Panitia tim seleksi akan memilih 5 Finalis terbaik berdasarkan dokumen porto folio yang dikirimkan untuk mengikuti proses seleksi di depan tim penilai.
  5. Peserta  Finalis  wajib  menulis  karya  tulis  unggulan  dan  inovasi  kemudian mengirimkan ke panitia seleksi IALA 2018.
  6. Peserta  Finalis  diminta  mempresentasikan  karya  tulis  unggulannya  di  depan  tim penilai pada rangkaian kegiatan Semiloka Nasional FPPTI 2018.
  7. Peserta Finalis juga diminta mengikuti FGD yang topiknya ditentukan kemudian oleh tim penilai.
  8. Tim  penilai  akan  menentukan  1 (satu) peserta  finalis  terbaik  untuk  menerima penghargaan IALA 2018.
  9. Seluruh  biaya selama  mengikuti  pemilihan/seleksi  IALA  ditanggung  peserta  finalis atau FPPTI daerah/wilayah yang diwalikinya.
PENGHARGAAN
  1. Piagam Penghargaan dari FPPTI Pusat
  2. Uang Pembinaan dari FPPTI Pusat
  3. Pendaftaran ke kegiatan pengembangan softskill di wilayah sekitar.
  4. Souvenir dari Sponsor (Optional)
Register:

Formulir:

Berkas dan Makalah dapat dikirim melalui email:
 fppti.diy@gmail.com dengan subyek Seleksi IALA 2018


Selasa, 24 Juli 2018

PENINGKATAN KOMPETENSI PEMANFAATAN DATABASE E-JOURNAL

Dalam rangka Peningkatan Pemanfaatan E-Journal yang telah dilanggan Kemenristekdikti,  Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual bekerja sama dengan Forum Perpustakaan Peguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) DI Yogyakarta mengadakan Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pemanfaatan Database E-Journal pada Senin, 23 Juli 2018 di Laboratorium Komputer Universitas Achmad Yani Yogyakarta. Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 s.d 15.30, dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Dr. Drs. Djoko Susilo, S.T., M.T selaku Rektor UNJANI, dilanjutkan sambutan dari Heri Abi Burachman Hakim, SIP., M.Hum selaku Ketua FPPTI DIY, dan dari Kemenristekdikti juga memberikan sambutan. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat jurnal akreditasi yang terakreditasi di kemeristekditi.


Setelah itu masuk pada materi peningkatan kompetensi pemanfaatan Database E-Journal
Berikut materinya : download
Untuk Foto            : download

Kamis, 10 Mei 2018

Antusias Peserta Seminar Nasional dan Dialog Ilmiah Ke 6 Aplikasi VR dalam Dunai Pendidikan: Respon Perpustakaan Terhadap Format Baru Informasi

Seminar Nasional dan Dialog Ilmiah Perpustakaan Ke 6 yang diselenggarakan FPPTI DIY bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini dilaksanakan pada tanggal 2 dan 3 Mei 2018 dengan tema seminar “Aplikasi Virtual Reality (VR) dalam Dunia Pendidikan: Respon Perpustakaan Terhadap Format Baru Informasi. Kegiatan  Seminar Nasional ini diikuti sekitar 84 Peserta dan 8 Presenter yang lolos dalam Dialog Ilmiah Perpustakaan ke 6 yang terbagi kedalam 2 kelas dengan moderator Ida Nooraini Hadna dan  Risty Prasetyowati. Para peserta Seminar dan Dialog Ilmiah Perpustakaan ini selain mengikuti kegiatan dikelas juga mengikuti Library Tour ke Perpustakaan Digital Universitas Negeri Yogyakarta dan dilanjutkan City Tour ke Tebing Breksi. Para peserta didominasi dari Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dalam Seminar Nasional kali ini menghadirkan Tiga narasumber, yaitu Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D (Rektor Terpilih UII 2018-2022), Nico Alyus, S.Kom (CEO OmniVR), dan Dr. Arie Sujito (Dosen Sosiologi UGM). Pada sesi pertama, disampaikan oleh Fathul Wahid menyajikan topik “Rethinking Library: Serving the Millennials”. Dalam materi  ini dipaparkan tentang Keahlian apa saja yang dibutuhkan seorang pustakawan dalam menghadapi tantangan ke depan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi (era milenial).

Pada sesi kedua, Nico Alyus menyajikan topik “Peran Virtual Reality Dalam Dunia Pendidikan”. Narasumber  menjelaskan bagaimana sekolah dan perpustakaan memajukan fungsinya sebagai ujung tombak edukasi dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality, sehingga akan membantu dalam proses pembelajaran melalui media Virtual Reality tersebut, dibutuhakan inovasi teknologi dan mengintegrasikan inovasi tersebut kedalam dunia pembelajaran sehingga memudahkan siswa dalam memahami ilmu pengetahuan yang mereka butuhkan.

Untuk sesi ketiga, disampaikan oleh Arie Sujito dengan topik ”Esensi Penggunaan Teknologi Informasi” Bahwa teknologi merupakan sebuah pilihan jangan dipaksakan apabila teknologi justru tidak membuat lebih mudah akan tetapi malah membuat susah penggunanya. Biarkan mereka membuat pilihan sesuai dengan kenyamanan mereka.


Materi dapat diunduh disini
Foto kegiatan dapat diunduh disini

Rabu, 07 Maret 2018

Peserta Antusias Mengikuti Workshop “Manajemen Arsip Digital Berbasis ARTERI”




Workshop yang diselenggarakan FPPTI DIY bekerja sama dengan IST Akprind ini dilaksanakan di ruang auditorium IST Akprind Yogykarta pada tanggal 07 Maret 2018. Kegiatan  workshop ini diikuti sekitar 97 audiens terdiri dari kalangan pustakawan dan beberapa dari kalangan arsiparis dan administrasi. Para peserta ini berasal dari DIY, Jawa Tengah, dan JawaTimur yang sebagian besar dari Perguruan Tinggi.

Dua tokoh dihadirkan sebagai narasumber, salah satunya Hendro Wicaksono, S.Hum, yaitu slah satu developer ARTERI. Yang kedua adalah Muhammad Sholeh, S.T., M.T. Wakil Rektor II IST AKPRIND Yogyakarta sekaligus dosen Teknik Informatika. Kedua narasumber membedah ilmu, wawasan dan metode dalam mengelola arsip digital. Materi yang disampaikan kedua narasumber ini merupakan tujuan dari FPPTI DIY yang ingin membangun semangat dari para pustakawan dan profesi lain dalam mengelola arsip. Saat  ini zaman menuntut kita untuk menangani arsip secara digital sehingga setelah pelatihan ini diharapkan peserta akan lebih terampil dalam mengeloa arsip di kantornya.



Pada sesi pertama, Muhammad Sholeh menyajikan topik “Trend Teknologi Digitalisasi Dokumen”. Dalam materi  ini dipaparkan tentang digitalisasi dokumen terkait kebutuhan, kekuatan, dan kelemahan digitalisasi arsip.

Pada sesi kedua, HendroWicaksono menyajikan topik “Manajemen Arsip Digital Berbasis ARTERI”. Narasumber  menjelaskan tentang ARTERI yang merupakan aplikasi berlisensi open source yang dapat dimodifikasi. Aplikasi ini  asli dari Indonesia yang dibuat oleh generasi muda Indonesia. Dalam kegiatan workshop ini juga dilengkapi dengan demo aplikasi yang diikuti oleh semua peserta yang sebelumnya diminta untuk membawa laptop. Pada  demo ini digunakan aplikasi yang sudah dipaketkan sehingga dapat dipakai secara mudah.




Kegiatan workshop ini dipimpin oleh Hartono, M.IP, Kepala Perpustakaan IST AKPRIND Yogyakarta. Hartono merasa bangga dan puas atas terselenggaranya workshop yang diikuti oleh para peserta dengan semangat dan antusias sehingga acara berjalan dengan lancar. Pada kesempatan kali ini juga diadakan penandatanganan MOU antara FPPTI DIY dengan IST AKPRIND Yogyakarta.






 Materi dapat diunduh disini